Lingkungan Bersih dan Asri untuk Kesejahteraan Jiwa

Oleh : Oktaviana Dwi Hapsari, S.Tr.Kes

Kebersihan Lingkungan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Menciptakan kebersihan lingkungan merupakan upaya untuk menjadikan kehidupan yang sehat sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit seperti diare, demam berdarah, muntaber dan masih banyak penyakit lainnya. Lingkungan yang bersih merupakan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kebersihan lingkungan juga merupakan suatu keadaan yang bebas dari segala macam kotoran dan penyakit yang dapat merugikan segala aspek menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat dimana kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial.

Lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk psikologi dan perilaku manusia. Ketika kita berbicara tentang lingkungan yang bersih, kita tidak hanya membahas tentang dampaknya terhadap bumi kita, tetapi juga bagaimana hal tersebut mempengaruhi kesejahteraan mental dan perilaku individu. Berikut adalah alasan mengapa lingkungan yang bersih dan rapi sangat berdampak pada kesehatan jiwa:

  1. Peningkatan kesejahteraan mental

Individu yang tinggal atau bekerja di lingkungan yang bersih dan teratur cenderung mengalami peningkatan suasana hati atau mood serta kesejahteraan mental. Selain tentang higienitas dan pencegahan penyakit infeksi, pengaturan pencahayaan, suhu, suara, aroma, dan palet warna sangat penting untuk menciptakan suasana yang nyaman dan tenang pada indera manusia, sehingga dapat mengurangi tingkat stress dan kecemasan. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitas seseorang.

  1. Dorongan untuk Inovasi

Lingkungan yang bersih dan rapi dapat mengurangi perasaan kewalahan atau perasaan buntu dan tidak punya jalan keluar, sehingga akan memberi ruang untuk sumber inspirasi untuk inovasi. Seseorang akan lebih termotivasi untuk mencari solusi kreatif untuk masalah yang dihadapi. Hal ini dapat memberikan rasa kebermaknaan dan pencapaian dalam hidup seseorang.

  1. Peningkatan interaksi Sosial

Lingkungan yang bersih dan terawat dengan baik cenderung mendorong interaksi sosial yang lebih positif. Taman-taman yang bersih dan area publik yang menarik menjadi tempat berkumpul yang populer, meningkatkan rasa komunitas dan mendorong hubungan sosial yang lebih kuat. Hal ini dapat mengurangi perasaan isolasi dan meningkatkan kesejahteraan psikologis secara keseluruhan.

  1. Hubungan antara kebersihan dan kualitas tidur

Kesehatan mental sangat bergantung pada kualitas istirahat. Kamar tidur yang bersih dan rapi menciptakan suasana yang kondusif untuk tidur yang nyenyak. Menurut National Sleep Foundation, orang yang merapikan tempat tidur mereka setiap pagi cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Tidur yang cukup adalah pondasi utama dalam menjaga stabilitas emosi dan mencegah depresi.

Menjaga lingkungan bersih dimulai dari hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya (memisahkan sampah organik dan non-organik), membersihkan selokan, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, diimbangi dengan kegiatan komunal seperti kerja bakti dan penghijauan, untuk menciptakan lingkungan sehat, nyaman, terhindar dari penyakit, serta lebih produktif dan asri. 

Menjaga lingkungan yang bersih dan berkelanjutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi lingkungan, tetapi merupakan tugas setiap individu. Dengan mengambil langkah-langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga lingkungan, kita tidak hanya berkontribusi pada bumi yang lebih sehat, tetapi juga menciptakan ruang yang lebih baik untuk perkembangan psikologis dan perilaku positif bagi diri kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita.

Sumber :

https://jurnal-fisip.uim-makassar.ac.id/index.php/sosial/article/view/295/152

https://www.verywellmind.com/how-your-environment-affects-your-mental-health-5093687

https://doi.org/10.1017/S1092852920001303

sekolahsampah.id/lainnya/dampak-lingkungan-bersih-dan-berkelanjutan-terhadap-psikologi-dan-perilaku-manusia/ 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *