Separation Anxiety Disorder, Ketika Anak Harus Berjauhan dari Orang tua

Oleh : dr. Cecelia Estrelia Damayanti

Pernahkah Anda meninggalkan anak hanya sebentar, namun ia langsung menangis kencang? Tidak sedikit orang tua yang pernah mengalami situasi ini ketika anak menangis histeris meskipun hanya ditinggal sebentar. Namun, jika tangisan dan kecemasannya berlangsung terus-menerus atau tampak berlebihan, hal tersebut bisa menjadi tanda adanya separation anxiety disorder (SAD).

Salah satu jenis gangguan kecemasan ini, umumnya dialami oleh anak-anak. Meski perasaan sedih atau cemas saat berpisah dengan orangtua adalah hal yang wajar pada usia dini, kondisi ini perlu diwaspadai jika telah mengganggu aktivitas harian dan perkembangan anak.

Apa itu separation anxiety disorder (SAD)?

Separation anxiety disorder (SAD) adalah salah satu jenis gangguan kecemasan yang biasanya dialami oleh anak-anak dan berpengaruh pada kesehatan mental anak. Kondisi ini muncul ketika seseorang merasa sangat takut atau cemas saat harus berpisah dari orang yang paling dekat dengannya, seperti orang tua atau pengasuhnya. 

SAD termasuk gangguan psikologis yang diakui secara medis dan dapat memengaruhi perkembangan emosional dan sosial anak. Diperkirakan sekitar 4% hingga 5% anak-anak di seluruh dunia mengalami gangguan ini. Kondisi ini terutama terjadi saat masih bayi atau di bawah usia lima tahun.

Umumnya, gejala SAD lebih parah terhadap perpisahan yang biasa dialami hampir setiap anak pada tingkat tertentu antara usia 18 bulan hingga 3 tahun. Beberapa anak masih menunjukkan reaksi emosional yang cukup kuat pada setiap kali harus berpisah dari orang tuanya, seperti menangis hingga meraung-raung. Reaksinya bukan hanya sekadar tangisan biasa, tetapi juga disertai dengan perasaan sedih, takut, gelisah, dan cemas yang berlebihan. 

Dalam kondisi yang cukup berat, hal ini dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan anak, termasuk mengganggu konsentrasi, kegiatan belajar, dan kenyamanan saat berada di lingkungan sekolah.

Gejala Separation Anxiety Disorder pada Anak

Gejala separation anxiety disorder dapat bervariasi pada tiap anak, namun secara umum mencakup beberapa hal berikut:

    1. Anak terus-menerus menangis atau meraung-raung saat harus berpisah dengan orang tua, meskipun hanya sebentar.
    2. Anak menunjukkan rasa takut yang tidak wajar dan berlebihan akan hal-hal buruk yang bisa terjadi pada dirinya atau orangtua saat berpisah.
    3. Anak sering menolak atau bahkan menolak total untuk pergi ke sekolah, les, atau aktivitas lain yang mengharuskan ia berjauhan dari orang tua
    4. Munculnya keluhan seperti sakit perut, sakit kepala, mual, atau pusing saat waktu perpisahan tiba, padahal tidak ditemukan gangguan fisik yang mendasari.
    5. Anak enggan tidur di kamar terpisah dan membutuhkan kehadiran orang tua untuk bisa merasa tenang saat tidur.
    6. Anak sering mengalami mimpi buruk yang berkaitan dengan kehilangan, penculikan, atau ditinggalkan oleh orang tua.
    7. Anak terlihat terus-menerus khawatir tentang kemungkinan berpisah, meskipun sedang bersama orang tuanya. 

Gejala-gejala ini biasanya berlangsung selama minimal empat minggu dan menimbulkan gangguan nyata dalam aktivitas harian anak. Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan emosional dan sosial anak.

Penyebab Separation Anxiety Disorder pada Anak

Penyebab separation anxiety disorder (SAD) bisa berasal dari berbagai faktor yang saling berkaitan. Salah satu penyebab utamanya adalah ikatan emosional yang sangat kuat dengan orang tua, terutama jika anak tidak terbiasa berpisah sejak dini. SAD juga hasil interaksi antara faktor biologis, psikologis, dan lingkungan. 

Anak yang memiliki temperamen sensitif atau mudah cemas sejak kecil cenderung lebih berisiko. Pengalaman traumatis seperti kematian orang terdekat, perceraian, atau perubahan besar dalam hidup (misalnya pindah rumah/sekolah) juga bisa memicu gangguan ini. 

Selain itu, pola asuh orangtua yang terlalu protektif atau cemas juga dapat memperkuat ketergantungan anak secara emosional. Faktor keturunan juga bisa berperan, terutama jika ada riwayat gangguan kecemasan dalam keluarga.

Tata Laksana dan Penanganan Mudah oleh Orang tua 

Secara medis, penanganan SAD dimulai dari evaluasi oleh psikiater atau psikolog anak. Diagnosis ditegakkan berdasarkan wawancara klinis dan gejala yang sesuai dengan kriteria DSM-5. 

Terapi utama yang dianjurkan adalah terapi kognitif perilaku (CBT), di mana anak diajarkan untuk mengenali dan mengelola pikiran serta rasa cemasnya secara sehat. Pada kasus yang cukup berat, terutama jika terapi psikologis belum menunjukkan hasil yang signifikan, dokter mungkin akan meresepkan obat antidepresan ringan seperti SSRI, tentu dengan pengawasan ketat.

Bagi orang tua, peran mereka sangat penting dalam proses pemulihan anak. Hal-hal sederhana seperti menjaga rutinitas harian yang konsisten, melatih perpisahan secara bertahap, serta memberikan dukungan emosional yang stabil sangat membantu. Orang tua juga sebaiknya menghindari memberi janji palsu terkait durasi perpisahan, dan bisa memberikan benda transisi seperti boneka atau foto keluarga agar anak merasa aman. Tetap bersikap tenang saat anak cemas adalah kunci, karena sikap orang tua akan mempengaruhi respons emosional anak.

Dengan pendekatan yang tepat, anak dengan SAD memiliki peluang besar untuk pulih dan tumbuh dengan rasa percaya diri yang lebih baik dalam menghadapi perpisahan.

 

Sumber :

dr. Adetha Hervitri. “Separation Anxiety Disorder pada Anak dan Cara Mengatasinya.” Primaya Hospital, https://primayahospital.com/anak/separation-anxiety-disorder/. 2025.

Dr. Julieta Aguilera Vazquez. “Gejala gangguan kecemasan perpisahan berdasarkan usia dan cara membantu anak Anda.” CHOC, 26 September 2023, https://health.choc.org/age-by-age-symptoms-of-separation-anxiety-disorder-and-how-to-help-your-child/. 2025.

Nurfitriyanie, and Farida Kurniawati. “Program Intervensi pada Anak dengan Separation Anxiety Disorder.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, 2023, 439-454, https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/2415/pdf. 2025.

48 thoughts on “Separation Anxiety Disorder, Ketika Anak Harus Berjauhan dari Orang tua

  1. Hello I am so grateful I found your web site, I really found you by accident, while I was
    browsing on Google for something else, Anyways I am here now
    and would just like to say many thanks for a incredible post and a all round
    entertaining blog (I also love the theme/design),
    I don’t have time to browse it all at the moment but I
    have saved it and also added your RSS feeds, so when I have time I
    will be back to read much more, Please do keep up the awesome b.

  2. Hello this is somewhat of off topic but I was wondering if blogs use
    WYSIWYG editors or if you have to manually code with HTML.
    I’m starting a blog soon but have no coding skills so I
    wanted to get advice from someone with experience. Any help
    would be greatly appreciated!

  3. What’s Happening i am new to this, I stumbled upon this I’ve found It absolutely
    helpful and it has aided me out loads. I’m hoping to give a contribution & assist other customers like
    its helped me. Great job.

  4. Do you have a spam issue on this blog; I also am a blogger, and I was wondering your situation;
    we have created some nice practices and we are looking to exchange strategies
    with others, why not shoot me an email if interested.

  5. Attractive section of content. I just stumbled upon your
    weblog and in accession capital to assert that I get actually enjoyed account your blog posts.
    Anyway I will be subscribing to your feeds and even I achievement you
    access consistently rapidly.

  6. When I originally commented I clicked the “Notify me when new comments are added” checkbox and now each time a comment
    is added I get three emails with the same comment. Is
    there any way you can remove me from that service?
    Appreciate it!

  7. naturally like your web site but you need to take a look at
    the spelling on quite a few of your posts.
    A number of them are rife with spelling problems and I to find it very bothersome to tell
    the reality then again I’ll surely come back again.

  8. I’ve been surfing online more than three hours today, yet I never found
    any interesting article like yours. It’s pretty worth enough for me.
    Personally, if all site owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever before.

  9. Hello there! I know this is somewhat off topic but I was wondering if you knew where I could get a
    captcha plugin for my comment form? I’m using the same
    blog platform as yours and I’m having trouble finding one?
    Thanks a lot!

  10. Excellent post. I was checking constantly this blog and
    I am impressed! Extremely useful info specifically the last part
    🙂 I care for such information a lot. I was seeking this particular info for a very
    long time. Thank you and best of luck.

  11. Heya i am for the first time here. I found this board and I
    in finding It truly useful & it helped me out a lot.
    I’m hoping to present something again and help others such as you aided me.

  12. Hey there I am so glad I found your blog, I really found you
    by mistake, while I was looking on Yahoo for something else, Regardless I am here now and would just like to say many thanks
    for a tremendous post and a all round entertaining blog (I also love the theme/design),
    I don’t have time to read through it all at the moment but I
    have book-marked it and also included your RSS feeds, so when I have time I will be back to read much more, Please do keep up
    the superb job.

  13. Hello! I know this is sort of off-topic however I needed to
    ask. Does operating a well-established website
    like yours require a large amount of work? I’m completely new to operating a blog but I do write in my journal every day.

    I’d like to start a blog so I can easily share my experience and thoughts online.
    Please let me know if you have any ideas or tips for new
    aspiring blog owners. Thankyou!

  14. I really like your blog.. very nice colors & theme.
    Did you make this website yourself or did you hire someone to do it for you?
    Plz reply as I’m looking to design my own blog and would like to know where
    u got this from. cheers

  15. Woah! I’m really enjoying the template/theme of this website.
    It’s simple, yet effective. A lot of times it’s tough to
    get that “perfect balance” between user friendliness and visual appeal.
    I must say that you’ve done a excellent job with this.
    Also, the blog loads super fast for me on Firefox.
    Superb Blog!

  16. Wonderful beat ! I would like to apprentice whilst
    you amend your website, how can i subscribe for a blog website?
    The account helped me a appropriate deal. I have been tiny bit familiar of this your
    broadcast provided vivid transparent idea

Tinggalkan Balasan ke investasi forex Indonesia Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *