Psikoedukasi dan Tes Kesehatan Jiwa bagi Staf Kawedanan Radya Kartiyasa & Unit Pariwisata Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat

Dalam rangka mendukung kesejahteraan psikologis staf Kawedanan Radya Kartiyasa & Unit Pariwisata Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, diadakan kerjasama dengan RSK Puri Nirmala dalam pelaksanaan kegiatan asesmen kinerja, berupa psikoedukasi dan tes kesehatan jiwa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai kesehatan mental sekaligus melakukan pemetaan potensi psikologis peserta melalui wawancara dan tes psikologi.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dengan rentang usia yang sebagian besar telah memasuki usia lanjut. Total jumlah peserta sekitar 126 orang. Pelaksanaan kegiatan dirancang dengan suasana yang hangat, dan santai. Pendekatan ini diharapkan dapat membuat peserta merasa nyaman sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.

Kegiatan psikoedukasi untuk peningkatan kapasitas staf dilaksanakan secara bertahap, pada tanggal 25 & 26 Februari 2026 dan 4 & 5 Maret 2026, sedangkan untuk kegiatan asesmen psikologi secara online dan atau tertulis dan wawancara dilaksanakan pada tanggal 9-12 Maret 2026 di Museum Kereta.

Pada kegiatan Psikoedukasi, untuk menciptakan suasana yang lebih cair, kegiatan diawali dengan ice breaking sederhana oleh tim fasilitator yang melibatkan gerakan ringan seperti senam jari, menangkap jari, pijat bahu pelan, dan tepuk-tepuk. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mencairkan suasana, tetapi juga membantu meningkatkan fokus dan keterlibatan peserta mengikuti kegiatan.

Setelah itu, dilanjutkan penyampaian sesi psikoedukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami bahwa kesehatan mental merupakan bagian penting dari kualitas hidup. materi yang disampaikan meliputi pengertian sehat mental, ciri-ciri sehat dan tidak sehat mental, cara sehat mental, dan teknik mengurangi emosi. Penyampaian materi oleh tenaga profesional Psikiater dan Psikolog RSK Puri Nirmala, dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh peserta.

Selanjutnya pada tanggal 9-12 Maret 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes potensi yang terdiri dari wawancara psikologis dan pengisian tes psikologi. Wawancara dilakukan untuk menggali pengalaman selama bekerja, jobdesc di dalam unit kerja, serta pandangan peserta selama menjalankan tugas didalam pekerjaan. Sementara itu, tes psikologi digunakan sebagai alat bantu memperoleh gambaran kemampuan kognitif peserta secara objektif.

Pelaksanaan tes dilakukan secara terstruktur dengan pendampingan dari tim fasilitator. Peserta diberikan penjelasan terlebih dahulu mengenai tujuan dan cara pengisian tes agar mereka dapat mengerjakan dengan nyaman dan tanpa tekanan.

Kegiatan psikoedukasi dan tes potensi ini juga menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan psikologis staf. Melalui kegiatan ini diharapkan staf dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan mental dan dapat menjalankan tugas di unit kerja sesuai jobdesc masing-masing dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *