Menjadi Pendengar yang Baik

menjadi pendengar yang baik

Setiap orang memiliki cara dan tujuannya masing-masing. Ada yang mengemukakan pendapat, ada juga yang menunjukkan keluh kesah, dan lainnya. Selain itu, dalam proses komunikasi, selalu banyak terjadi hal yang berbeda, seperti ada yang tertarik untuk mendengarkan, ada juga yang bertahan dengan aktivitasnya masing-masing, dan tidak mempedulikan pembicaraan yang ada. Padahal, untuk menciptakan sebuah proses komunikasi yang baik, dibutuhkan kemampuan mendengarkan yang baik.

Hal ini dikarenakan bahwa ketika mereka memutuskan untuk bercerita kepada anda, berarti anda sudah dianggap terpilih sebagai teman yang mampu mendengarkan keluhannya dan tentu saja sebagai orang yang dipercaya. Hal ini sekiranya dapat membuat si pencerita merasa tenang dan juga merasa bahwa dia sedang tidak sendiri saat itu. Terutama juga, dalam kasus dimana orang yang bercerita tersebut mengeluhkan soal beratnya masalah yang dihadapi, dan bisa jadi, orang tersebut sudah memiliki pikiran untuk mengakhiri hidupnya.

Jika anda kesulitan dalam mendengarkan teman anda yang sedang menyampaikan keluhannya, berikut tips mendengarkan yang baik agar teman anda dapat menceritakan masalahnya dengan lugas dan lancar, tanpa ada masalah sama sekali.

  • Bersikaplah tenang dan sabar saat mereka mengutarakan perasaanya
  • Jangan memotong pembicaraan jika tidak dibutuhkan
  • Sesuaikan responmu dengan latar belakang, gaya Bahasa atau tingkat kedekatanmu dengan mereka.
  • Perhatikan juga Bahasa yang kamu gunakan, misalkan hindari memberikan respon yang menghakimi atau menyinggung perasaan mereka.
  • Terimalah apa yang mereka ceritakan dengan apa adanya. Hindarilah berdebat, bahwa kamu setuju/tidak setuju dengan tindakan atau opini mereka.
  • Jangan takut untuk bertanya “Apakah kamu sudah berpikir untuk bunuh diri?”. Dengan mengetahui keinginan bunuh diri mereka, kamu bisa mengambil langkah untuk membuat mereka aman

Saat setelah teman anda selesai bercerita, anda dapat mengucapkan terima kasih dikarenakan teman anda dapat berani mengungkapkan perasaannya kepada anda. Dapat anda sampaikan dari kesimpulan cerita itu, dalam bentuk penyemangatan seperti “Anda tidak sendirian kok, masih ada aku dan teman-teman yang lainnya sehingga jangan ragu untuk bercerita kepada kami”. Karena hal ini dapat mempengaruhi pikiran seseorang untuk menjadi frustasi dan ingin melakukan bunuh diri. Apabila sudah terpikir dalam hal bunuh diri akan sangat membahayakan, perilaku ini sudah menjurus dan segera ditangani oleh petugas ahlinya.

Hubungi rumah sakit terdekat bila anda memerlukan bantuan medis. Atau silakan hubungi kami bila anda memerlukan bantuan. Anda juga bisa menyesuikan dengan jadwal dokter anda.

RUMAH SAKIT KHUSUS PURI NIRMALA

JL. Jayaningprangan No. 13 Gunungketur, Pakualaman, Yogyakarta

Telp. (0274) 515255 & 587400

Stay Safe, Stay Healthy.

Sumber Artikel:

1. https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/menjadi-pendengar-yang-baik/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *